Sabtu, 18 Juni 2016

Jatuh cinta atau jatuh nafsu?

Jika muslim/muslimah jatuh cinta, apa yang harus dilakukan?
Jatuh cinta dimasa remaja ini memang wajar, kaum muda-mudi pun tak sedikit yang sedang dilanda asmara. Ada yang lagi senang hatinya karena perasaan direspon gebetan, atau ada yang sedih hatinya karena hubungan diambang kehancuran.
Readers, tidak ada yang melarang untuk jatuh cinta, sesungguhnya itu adalah fitrah dari Allah SWT. dan cinta itu suci, tergantung kamu sebagai hambaNya membalas suci lagi atau tidak.
Jika kalian jatuh cinta akhirnya tak harus menjalain hubungan pacaran. Karena pacaran adalah zina. Allah saja melarang kita untuk mendekati zina, bagaimana kita melakukannya (dengan berpacaran) ?. Memang sih pacaran pertamanya gak melakukan ini itu, lalu sering berjalannya waktu terjalinnya hubungan akan ada tuh gandengan tangan, pelukan, ciuman, sampai adegan yang lebih intim lagi, astagfirullah. Kamu itu jatuh cinta atau jatuh nafsu?
Aku mengutip salah satu quote dari temanku

"Apakah cinta itu sebenarnya? 
 Apakah nafsu itu sebenarnya?
 Sulit membedakan antara cinta dan nafsu
 Cinta pada berlawanan jenis itu seperti apa?
 Apa seperti orang yang bergandengan tangan tanpa ikatan yang halal?
 Kurasa tidak, itu bukan cinta, itu adalah nafsu
 Lalu bagaimana jika mereka terikat ikatan haram lalu mereka halalkan pada jalan pelaminan?
 Atau halalnya hanya sekedar ucapan tanpa sesuai peraturan & ketentuan yang ditetapkan-Nya?" 

Bagaimana dengan kalian, apa kalian bisa membedakan apa itu cinta, apa itu nafsu, dengan cinta yang semu?
Readers, jangan sampai gara-gara cinta kamu terdorong oleh nafsu semata. Kamu boleh bilang "Gak akan pernah lakuin hal semacam itu" dengan alasan sayang dan cinta sama pacar, atau ingin melindungi si pacar.
Guys, semua manusia bisa khilaf, cuman gak tau datangnya kapan. Mungkin kamu bicara hal itu kemarin tau-tau esoknya kamu melakukan zina atas dasar hawa nafsu. Itu sama aja kamu merusak pacarmu, sadar dong udah banyak manusia-manusia yang khilaf dan berakhir tidak menyenangkan.
Kamu katanya islam, tapi kok pacaran?
Kamu katanya percaya Allah, tapi kok masih mengikuti ajaran setan?
Jika kamu jatuh cinta :

1. Berdoa sama Allah SWT.

Terus, terus, berdoa agar cintamu tersampaikan kepadanya. Allah gak akan tega kalau kamu terus-terusan berdoa meminta jodoh yang terbaik, Allah pun akan kasih pula yang terbaik. Allah mengerti doa-doa hambanya, bahkan sebelum kita tidak menemukan kata-kata untuk mengatakannya. Karena kalau bukan kepada Allah Yang Maha Punya, kemana lagi kita harus berdoa?
"Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu" (At-Tur:48)

2. Terus perbaiki dirimu
Memperbaiki diri untuk menjadi pantas dan mendapatkan yang pantas. Jika shalat kamu masih bolong-bolong perbaiki supaya full 5 waktu, berpuasa, sedekah. Belajar dengan giat, kejar cita-citamu, gapai dan jadilah orang sukses. Jadi ketika kalian dipertemukan oleh jodohmu, ketika sama-sama telah mencapai dewasa, kalian tak akan malu oleh diri masing-masing karena kalian sudah memperbaiki diri untuk mendapatkan jodoh yang terbaik.
Ketika kamu sibuk memperbaiki diri. Allah juga sibuk memperbaiki jodohmu.
"Wanita yang baik untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik (begitu pula sebaliknya)" - Q.S An Nuur: 26

3. Cari kesibukan yang lain
Biar kamu gak kepikiran dia terus, kalau sempat kepikiran jadikan itu sebagai motivasi untuk terus perbaiki dirimu. Tapi, jangan terus-terusan mikirin karena itu adalah zina pikiran.
Cari kesibukan seperti bergabung dalam organisasi terutama yang islam seperti ceramah, rohis, seminar, tadarusan dll untuk memperkuat imanmu dan menambah pengetahuanmu.
Wahai akhi, ketika kamu merasa malas maka ingatlah di luar sana para pesaingmu sedang latihan ijab kabul #eaa

4. Jadilah jomblo fii sabilillah
Duh, jangan pernah ngiri deh sama orang pacaran. Pacaran itu cuma nikmat sesaat selebihnya cuma maksiat. Pacaran itu dilarang Allah. Pacaran itu zina. Pacaran itu ngabisin duit, gak percaya? Coba tanya sama teman kamu yang pacaran jalan-jalan pas malam minggu. Daripada itu mending duitnya kamu tabung biar bisa dipakai untuk resepsi sama calonmu #eaa
Jangan malu dibilang jomblo
Jangan malu dibilang sendirian terus. Dihati kamu ada Allah SWT. yang menjagamu dan di sebelah kanan kirimu ada malaikat Raqib dan Atid.
Coba bayangin nanti pas kamu menikah ditanyain sama suami/istrimu
 "Berapa mantan yang kamu punya sebelumnya?"
Kalau kamu gak pernah pacaran sebelumnya, kamu bisa jawab seperti ini
"Aku tidak punya mantan, aku hanya punya kamu (suami/istriku). Aku ingin menjaga hatiku dari cinta semu. Aku ingin menjaga hatiku untuk cinta halalku. Aku tak ingin merusak fitrah ini dari zina"

Jangan khawatir perihal jodoh. Jodoh yang menentukan adalah Yang Maha Kuasa. Kalau kalian berjodoh sejauh-jauhnya kalian, Allah akan mendekatkan. Berdoa saja kalau dia adalah nama yang ditulis di lauhful mahfudzNya. Jika tiba pada waktunya, ia akan datang sesuai ketetapanNya.
Tapi, jangan mencintainya lebih dari mencintaiNya, Allah maha pencemburu. Sebelum kamu mencintai hambaNya kamu juga harus lebih mencintai Allah. Jodoh itu udah ada yang ngatur, jadi dekatilah yang ngaturnya.
Aku pun mengutip puisi dari akun dunia jilbab :

Jika kamu mencintainya,
Jangan katakan kamu menginginkannya
Biarkan saja rasa itu berada dalam fitrahnya
Jika kamu mencintainya, 
Rangkai saja dulu rindumu dalam sebaris doa
Pasrahkan hati hanya pada Sang Maha Kuasa
Relakan rasa yang tersembunyi itu seperti cintanya Ali dan Fatimah
Jika kamu mencintainya,
Bukan berarti sekarang kamu harus memilikinya
Bukan berarti sekarang kamu harus melampiaskannya
Jika kamu benar-benar mencintainya,
Jaga rasa itu seperti layaknya mutiara di dasar lautan
Biarkan tumbuh menjadi permata
Lindungilah cinta itu agar tetap suci diridhoi olehNya
Jangan sampai karena cinta, kamu menduakan cintaNya
Jika kamu mencintainya,
Lindungilah dia dari zina 
Hindari segala dosa
Agar tidak mendapat murkaNya
Karena jika telah tiba pada waktunya
Jodoh pasti bertemu sesuai ketentuanNya
Jujur
Aku memang merindukanmu
Merindukan satu nama hamba Rabbku
Tapi lagi-lagi waktu belum mengizinkan kita bersatu
Saat ini
Hanyalah kesabaran yang aku tahu
Hanyalah keikhlasan yang akan menjawab sang waktu
Jujur
Rindu itu slalu datang
Rindu akan nama yang tertulis di lauhul mafuzdMu
Rindu akan seseorang yang akan menjadi imamku kelak
Iya
Seseorang yang akan memimpin doaku
Seseorang yang akan menuntun doaku
Doanya..
Doaku..
Sajadahnya di depan sajadahku
Dialah hamba Rabbku
Yang langkahnya slalu ada iringi doaku
Yang namanya slalu ada dalam sujudku
Jika cinta ini tak mampu bersatu di dunia,
Biarkan alam yang lebih kekal mempersatukannya
Serahkan segala pada Yang Kuasa
Karena hanya Dia pemilik cinta paling mulia
Ya Rabb..
Aku percaya
Tak ada cinta yang tak mulia
Bila cinta itu terhubung oleh cintaMu


Fiuhh....
Akhirnya post terpanjang yang pernah Edelweis buat, dalam rangka bulan ramadhan aku membuat postingan ini, semoga kalian suka yaa. Oh ya mohon maaf lahir & batin.
Semangat hari yang ke 17! Yeaaay
Yang ngajakin bukber udah bertebaran yaaa, tapi keuangan gak bersahabat :'(
See yaa..

Regards,
IA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar